Rabu, 08 April 2015

Manchester United Sejak Awal Musim Telah Di Kritik

Manchester United Sejak Awal Musim Telah Di Kritik


bersama Louis van Gaal terus dihantam kritik sejak awal musim. Di balik itu semua The Red Devils ternyata punya statistik yang lumayan, yang mengantar mereka kini duduk di posisi tiga klasemen.


Ada banyak hal menarik dari perjalanan MU di musim ini. Kedatangan Van Gaal dan pembelian banyak pemain mahal membuat mereka diprediksikan akan bisa kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.


Tapi MU langsung dapat pukulan keras di pertandingan pertama karena dikalahkan Swansea di Old Trafford. Dari situlah kritikan mulai datang karena Wayne Rooney dkk kemudian juga tunduk atas MK Dons dan Leicester. Cuma satu kemenangan diraih MU dalam tujuh pertandingan pertamanya bersama Van Gaal.


Dalam pandangan banyak pihak MU juga dianggap gagal menunjukkan permainan oke. Van Gaal kebanjiran kritik saat dia dianggap memakai strategi umpan-umpan panjang. Padahal dalam kurun awal November 2014 sampai akhir awal April 2015 ini mereka cuma menelan dua kekalahan di Liga Inggris (Southampton dan Swansea City).


MU yang pada awalnya dianggap punya peluang kecil untuk lolos ke Liga Champions kini malah berhasil melewati Manchester City. Dengan kini tinggal ada tujuh laga tersisa, MU malah punya kans besar finis di posisi dua klasemen.


Berikut statistik-statistik MU di balik hantaman kritik yang banyak mereka terima sepanjang musim ini, seperti dikutip dari Indenpendent:


Meski dianggap flop, Angel Di Maria sudah membuat 10 assist sejauh ini. Di Premier League dia cuma kalah dari Cesc Fabregas yang mengreasikan 16 assist untuk Chelsea. Di Maria tinggal butuh lima assist lagi untuk menyamai rekor David Beckham di 1999/2000 sebagai pemain MU dengan jumlah assist terbanyak dalam satu musim Premier League.


Radamel Falcao dianggap jadi pemain baru yang paling gagal di MU karena jumlah golnya yang baru empat. Tapi kontribusi assistnya yang juga berjumlah empat membuat dia menjadi penyumbang assist terbanyak kedua MU di belakang Di Maria.


Lini pertahanan MU banyak dianggap lemah, padahal sejauh ini gawang David de Gea baru kebobolan 28 kali. MU menjadi klub dengan lini belakang terbaik setelah Southampton (kemasukan 22 gol) dan Chelsea (kemasukan 26 gol).


Ander Herrera sudah membuat lima gol untuk MU di Premier League musim ini. Yang unik, lima gol tersebut dia buat dari lima tembakan on target yang dia lepaskan.


Michael Carrick adalah pemain dengan akurasi tembakan tertinggi. Sang gelandang sudah melepaskan tujuh tembakan dan seluruhnya on target.


Phil Jones jadi pemain terbaik MU musim ini, setidaknya demikian hasil penilaian situs statistik Whoscored. Jones dapat rating 7.47 dari penampilannya di sepanjang musim ini. Dia mengalahkan Wayne Rooney (7,40), Daley Blind (7,35), Chris Smalling (7,34) dan Ander Herrera (7,32).


MU berulang kali disebut mengalami krisis musim ini. Faktanya MU ternyata sama sekali tidak pernah kalah beruntun di musim ini.


MU mengumpulkan 62 poin dari 31 pertandingan yang sudah dijalani. Angka itu jelas tidak buruk mempertimbangkan di periode yang sama musim lalu The Red Devils baru mengoleksi 51 poin. MU saat ini juga berada di atas sang juara bertahan Manchester City. Lumayan untuk klub yang banyak dapat kritik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar