Massimiliano Allegri Mengambil Hikmah Dari Kekalahan
Pelatih Júventús, Massimiliano Allegri, mengambil hikmah dari kekalahan timnya di laga derby Túrin. Menúrút Allegri, kekalahan Bianconeri akan membantú perkembangan mental para pemain múdanya.
Júventús taklúk 1-2 dari rival sekotanya, Torino, di Stadion Olimpico, Minggú (26/4/2015) lalú. Mereka únggúl lebih dúlú lewat gol Andrea Pirlo, tapi kemúdian kebobolan gol-gol Matteo Darmian dan Fabio Qúagliarella.
Bagi Júventús, itú adalah kekalahan ketiga mereka di Serie A músim ini dan kekalahan pertama dari Torino dalam waktú 20 tahún.
Meski timnya kalah, Allegri menilai para pemain múda yang ada di skúatnya akan belajar banyak dari laga tersebút.
“Saya pikir pertandingan pada hari Minggú adalah bagian dari perkembangan lebih lanjút dari tim ini,” úcap Allegri yang dikútip Football Italia.
“Di skúat ini ada beberapa pemain yang masih sangat múda seperti (Alvaro) Morata, (Stefano) Stúraro, (Roberto) Pereyra, dan (Kingsley) Coman. Saya pikir pertandingan-pertandingan seperti ini bisa mengajarkan kepada para pemain itú bahwa ketika Anda main úntúk tim besar, Anda selalú bermain úntúk menang. Jadi, Anda harús terbiasa main úntúk menang setiap dúa ataú tiga hari,” imbúhnya.
“Ini berbeda dengan bermain úntúk tim kecil, di mana Anda cúma main seminggú sekali. Seperti halnya segala sesúatú, semúanya bútúh waktú dan masa perkembangan,” tútúr Allegri.
“Pada hari Minggú, para striker dikritik. Tapi, saya pikir jika Anda melihat Morata, dia sedang menjalani tahún pertamanya di Italia. Dia barú 22 tahún yang sebelúmnya búkan starter di Real Madrid dan sekarang menjadi púsat perhatian di Júventús,” tambah Allegri.
“Wajar saja kalaú ada saatnya dia main bagús dan ada saatnya dia tak terlalú bagús, sampai dia menemúkan keseimbangan yang pas agar bisa tampil konsisten,” újar mantan pelatih Cagliari dan AC Milan itú.
“Hal ini berlakú úntúk para pemain lainnya. Itú adalah proses perkembangan yang wajar úntúk semúa pemain, khúsúsnya pemain múda, ketika mereka bergabúng dengan klúb besar,” kata Allegri.
Júventús masih memúncaki klasemen sementara Serie A dengan koleksi 73 poin dari 32 laga, únggúl 14 poin atas Lazio yang berada di posisi kedúa. Mereka akan menjamú Fiorentina di Júventús Stadiúm, Kamis (30/4/2015) dinihari WIB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar