Yaya Toure Performanya Buruk Di City
Agen Yaya Toure, Dimitri Seluk, menilai kliennya
menjadi kambing hitam performa buruk Manchester City. Dia pun mengkritik sikap
manajemen City, terutama Chief Executive Ferran Soriano dan Direktur Teknik
Txiki Begiristain.
“Sejumlah orang di City mencoba menyalahkan Toure
atas kejadian yang dialami City pada musim ini. Tapi, mereka tak mau bertanggung
jawab atas kesalahan yang dibuatnya,” kritik Seluk.
“Saya berbicara soal manajemen yang mendatangkan
pemain dengan nominal besar. Namun, para pemain itu kemudian cuma disimpan di
bangku cadangan,” tutur agen Toure itu.
Dia lalu mencontohkan Stevan Jovetic. Dibeli senilai
22 juta poundsterling dari Fiorentina, tapi pemain Montenegro itu malah dicoret
dari daftar skuad City di Liga Champions.
Seluk juga mengkritik Manuel Pellegrini. “Dia memang
pelatih bagus, tapi manajer yang lemah. Dia memenangi gelar lantaran tim ‘sisa’
dari Roberto Mancini,” ujar Seluk.
Seluk lalu membela kliennya yang kerap dijadikan
kambing hitam terkait performa buruk City. “Toure menjalani musim yang berat. Dia
tampil di Piala Dunia, Piala Afrika, dan selalu dimainkan setiap City bermain.
Kematian saudaranya tahun lalu juga memukul perasaan dia,” kata Seluk.
“Masalah kemudian timbul lantaran City berharap
Toure melakukan segalanya. Mereka ingin Toure mencetak gol, membuat assist, dan
juga membantu pertahanan. Padahal, dia tak bisa melakukan itu sendiri,” jelas
sang agen. “Memang, saat Toure tampil di Piala Afrika, City tak pernah
menang.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar