Rabu, 08 April 2015

Manchester City Dikabarkan Tertlempar Posisi Ke Empat

Manchester City Dikabarkan Tertlempar Posisi Ke Empat


Manchester City pernah ada di masa kelam saat ditangani Mark Hughes, yang berujung pemecatan sang manajer. Kini The Citizens kembali mengalami itu dan bukan tak mungkin Manuel Pellegrini akan bernasib sama seperti Hughes.


Kekalahan 1-2 dari Crystal Palace awal pekan ini membuat City terlempar ke posisi keempat klasemen, selisih 9 angka dari Chelsea di puncak klasemen yang masih punya satu pertandingan sisa.


Dari awalnya penantang gelar juara, City kini harus menghadapi realita bahwa mereka bisa cuma terlibat perebutan posisi empat besar dengan Arsenal dan Manchester United. Jangan lupakan juga Liverpool, yang berselisih tujuh poin di posisi kelima, siap mengintai posisi City.


Tak pelak kondisi ini membuat posisi Pellegrini sebagai manajer mulai digoyang. Pria asal Chile itu dianggap tidak mampu mempertahankan performa City musim ini, yang ditandai dengan hanya empat kemenangan di di seluruh kompetisi sejak pergantian tahun.


Dengan kondisi seperti ini City seperti mengulang pencapaian buruk saat ditangani Hughes enam tahun silam. Saat itu City sudah dipegang oleh Abu Dhabi United Group dan Hughes pun akhirnya tak selamat dari palu pemecatan.


Soccernet mencatat beberapa fakta yang mendukung bahwa sang juara bertahan Premier League sedang menjalani momen tersulitnya. Meski demikian dari sumber Sky menyebut para petinggi City masih mendukung penuh Pellegrini.


- City sudah menderita lima kekalahan dari tujuh pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi. Ini laju terburuk mereka sejak era Hughes, di mana saat itu mereka kalah lima kali dari enam laga sepanjang Maret-April 2009, di mana Kelvin Etuhu dan Javier Garrido masih bermain di tim itu.


- Mereka hanya menang 4 kali dari 14 pertandingan terakhir. Ini laju terburuk mereka sejak Oktober, November, dan Desember 2009, di mana mereka hanya menang 4 kali dari 15 laga, yang berujung pemecatan Hughes.


- Mereka selalu kalah di empat laga tandang terakhir, termasuk tiga laga away terakhir di Premier League. Ini pertama kalinya City kalah di empat laga tandang beruntun sejak 2009.


- City punya penguasaan bola 70 dan 74 persen di dua laga away terakhir, melawan Burnley dan Crystal Palace, yang berakhir kekalahan.


- Musim lalu mereka punya sembilan poin lebih banyak setelah melewati 31 pekan, mencetak 21 gol lebih banyak, dan kebobolan satu gol lebih sedikit.


- Jumlah poin terendah City dari 31 pekan sejak 2011.

- City hanya menempati peringkat keempat pertahanan terbaik musim ini. Padahal di empat musim terakhir, mereka selalu finis di posisi pertama atau kedua dalam hal pertahanan.


- Mereka hanya tiga kali clean sheets dari 18 laga terakhir, termasuk Piala FA dan Liga Champions.

- Sergio Aguero menyamai rekor puasa gol terlamanya untuk City. Dia sudah tidak bikin gol di enam laga terakhirnya.


- Edin Dzeko hanya bikin dua gol dari 22 pertandingan terakhir. Dia hanya bikin enam gol musim ini. Padahal musim lalu di saat yang sama, dia bikin 21 gol.


- Yaya Toure hanya bikin 8 gol sejauh musim ini berjalan. Dengan jumlah pekan yang sama musim lalu, dia bikin 18 gol.


- Bek berharga 40 juta poundsterling, Eliaquim Mangala, yang merupakan bek termahal dalam sejarah Premier League, hanya lima kali jadi starter dari 13 pertandingan terakhir City. Dia hanya tiga kali main sejak awal dari delapan pertandingan Liga Champions dan hanya bermain dua kali melawan tim enam besar Premier League musim ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar